tag
#teknologi
6 catatan
  • 7 Juli 2026 21:45

    Harga SSD & HDD naik, ternyata bukan karena emas

    20260707214509.jpg

    Harga SSD, HDD, RAM, dan media penyimpanan lain lagi naik. Penyebabnya bukan karena harga emas. Kandungan emas di komponen elektronik sangat kecil, jadi tidak berpengaruh besar.

    Biang utamanya adalah ledakan AI. Perusahaan seperti Google, Microsoft, Meta, dan AWS memborong storage dalam jumlah besar untuk pusat data AI. Akibatnya, stok buat pasar umum makin langka.

    Di sisi lain, produsen juga lebih fokus membuat chip memori premium untuk server AI karena keuntungannya lebih besar dibanding SSD atau RAM konsumen. Ditambah biaya produksi chip yang terus naik, harga storage ikut terdorong.

    Dampaknya mulai terasa ke mana-mana. Harga HDD naik sekitar 46-50%, beberapa SSD bahkan melonjak hingga 2-3 kali lipat. Laptop, PC, smartphone, hingga konsol game juga berpotensi naik harga atau memakai kapasitas penyimpanan yang lebih kecil.

    Tautan disalin!
  • 7 Juli 2026 18:59

    Youtube punya penyimpanan gede banget, teknologinya canggih abis!

    20260707185919.jpg

    Youtube nyimpen sekitar 10-15 eksabita data lho – itu sama aja dengan miliaran GB yang tersebar di banyak data center google di seluruh dunia. tiap menitnya ada lebih dari 500 jam video baru yang diunggah!

    Biar aksesnya cepet, satu video bakal dipecah ke banyak server, dibuat dalam berbagai resolusi mulai dari 144p sampe 4K, lalu disimpen sesuai popularitasnya. yang sering ditonton ditemenin di server terdekat, yang jarang aja dipindahin ke penyimpanan yang lebih hemat biaya.

    Google juga kombinasikan HDD, SSD, dan pita magnetik buat simpen datanya. ada sistem pintar yang bisa benerin data yang rusak dan bagi-bagi trafik jadi server tidak kelebihan beban.

    Meskipun google cloud berada di peringkat tiga pasar cloud global setelah aws dan azure, infrastrukturnya tetap jadi salah satu yang paling tangguh buat layani miliaran pengguna youtube dan google search tiap hari!

    Tautan disalin!
  • 7 Juli 2026 15:45

    Domain .id – fakta keren dan masa depan cerah! 🇮🇩

    20260707154529.jpg

    Domain kebanggaan kita punya banyak fakta unik lho:

    • Di luar negeri, .id juga dimaknai sebagai “identity” dan “idea”.
    • 16% pengguna dari luar negeri, jadi andalan komunitas web3.
    • Dulu mahal, sekarang terjangkau jadi populernya meledak!
    • Punya “polisi siber” idadx yang bisa turunin situs jahat dalam kurang dari 24 jam.
    • .go.id dan .mil.id punya verifikasi ketat, sangat aman dari pemalsuan.

    Masa depannya juga cerah:

    • ✅ target akhir 2026 ada 1,5 juta domain – tahun 2025 udah 1,43 juta (didukung komdigi).
    • ✅ bakal dorong digitalisasi 30 juta umkm dengan ekstensi murah kayak .biz.id dan .my.id.
    • ✅ ada rencana domain khusus daerah kayak .bali buat branding lokal dunia.
    • ✅ infrastruktur dns diperkuat global, jadi situs .id lebih cepet dan stabil.
    Tautan disalin!
  • 7 Juli 2026 11:01

    Domain .id resmi salip .com di Indonesia

    20260707110121.jpg

    Siapa sangka, domain .id kini resmi mengalahkan .com di pasar Indonesia. Pangsa pasarnya naik dari 36% pada 2022 menjadi 48% pada 2024, sementara .com turun ke 40%.

    Hingga akhir 2025, jumlah domain .id telah menembus 1,43 juta dan ditargetkan mencapai 1,5 juta pada 2026. Sebanyak 84% digunakan di Indonesia, sedangkan 16% dipakai oleh pengguna dari berbagai negara.

    Apa yang bikin .id makin diminati? Pilihan nama masih banyak, lebih unggul untuk SEO lokal, proses verifikasi membuatnya lebih terpercaya, keamanan didukung sistem IDADX untuk menindak domain bermasalah, serta tersedia pilihan murah seperti .my.id dan .biz.id yang cocok untuk UMKM.

    Kalau targetmu pasar Indonesia, domain** .id** kini bukan sekadar alternatif, tapi sudah jadi pilihan utama.

    Tautan disalin!
  • 7 Juli 2026 06:46

    Domain .id makin diperhitungkan dunia

    20260707064637.jpg

    Kalau bicara domain internet, .com memang masih jadi raja dunia dengan sekitar 163,6 juta domain. Di bawahnya ada .cn, .de, .net, dan .org. Meski belum masuk lima besar global, domain .id menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa.

    Saat ini .id resmi menjadi domain kode negara (ccTLD) terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 1,43 juta domain aktif. Secara global, posisinya juga sudah masuk sekitar 30 besar dari lebih 1.500 ekstensi domain yang ada.

    Pendorong utamanya adalah .my.id, disusul .id dan .biz.id yang banyak dipilih individu, startup, hingga UMKM karena harganya terjangkau. Didukung pesatnya digitalisasi bisnis di Indonesia, domain .id diprediksi akan terus tumbuh dan semakin dikenal di tingkat internasional.

    Tautan disalin!
  • 6 Juli 2026 23:24

    Teknologi Naik 20% Setahun, Indonesia Siap! 🚀

    20260706232445.jpg

    Penggunaan teknologi terus tumbuh sekitar 20% per tahun, didorong oleh komputasi awan dan AI. Ada tiga sektor yang lagi melesat:

    • Trafik data seluler – naik 20% tiap tahun karena konsumsi konten video yang tinggi.
    • Ekonomi digital Indonesia – diproyeksikan tumbuh 20% per tahun seiring adopsi teknologi masyarakat.
    • Integrasi AI – bukan lagi cuma pendukung, tapi bagian inti yang bisa sumbang 20% untuk kemajuan ekonomi.

    Saat ini, pengguna internet di Indonesia udah mencapai 235,26 juta jiwa atau sekitar 81,72% dari total populasi. Ini karena generasi muda yang akrab dengan koneksi mobile, medsos kayak TikTok, dan komputasi awan.

    Tautan disalin!